weekend
Pagi menjelang siang hari di akhir minggu aku banyak menghabiskan waktu ku di atas kasur tipis dan usang, motifnya tidak lagi cantik dan warnanya tidak secerah dulu seperti pertama kali dibeli, di kamar sempit ukuran 4x4 m ini aku berbaring menatapi langit-langit kamarku, aku lihat motif yang tak beraturan seperti lukisan abstrak gaya sederhana background putih dengan graduasi warna coklat kekuningan setiap hujan deras maka motif pada langit-langit kamarku akan bertambah banyak, dinding kamar dengan warna coklat muda yang sudah pudar dengan debu-debu tipis yang sarat dengan bau kenangan, setiap kali memasuki suatu ruangan aku akan menghirup nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan-lahan, dan tak mengizinkan satu helaan terlewatkan tanpa perasaan, dan lihatlah lampu 7 watt di kamarku mulai redup cukup lama untuk menerangi seisi ruangan ini.
Kubalikkan tubuh ini, menarik sedikit penutup jendela apakah matahari sudah muncul, dini waktu untuk matahari menunjukan dirinya. Kembali lagi berbaring, tangan meraba di bawah bantal mencari suatu benda pujaan di masa ini, dahulu ia hanya menjadi suatu kebutuhan tersier kebutuhan informasi dan komunikasi membuatnya naik daun dari benda lainnya, progresnya sangat baik dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan sehingga banyak sekali peminatnya dan penggunanya. Gawai nama kerennya dengan sistem Android dan Ios penunjang kinerja cukup profesional untuk memenuhi kebutuhan Informasi dan Komunikasi bagi sebagian orang.
Akhirnya aku dapatkan Gawaiku yang cukup baik untuk Informasi dan Komunikasi, memeriksa semua grup yang ada di aplikasi mana tau ada informasi yang terlewatkan dan mungkin penting, ku periksa grup Wa, Scrool Up adalah suatu hal penting dilakukan karena biasanya informasi tertimpa dengan berbagai percapan teman-teman didalamnya. Ternyata tidak ada informasi baru, oh ya aku lupa ini kan akhir minggu.
Setelah teringat kalau hari ini akhir minggu, apa yang bisa aku lakukan ya, memutar kepala melihat semuanya. Aku bangkit dari tempat tidurku menggeser beberapa susun buku-buku yang lama tak pernah ku lipat bagian kertas nya atau menandai halamannya dengan kertas kecil beserta tanggalnya. Lumayan berdebu semua buku ini beberapa sampul masih dalam keadaan mulus dengan berbagai judul, buku pelajaranku semester satu lalu benar benar sangat miris keadaannya berbagai bagian halamanya tidak lengkap dan terlepas dari jilidnya. Mungkin euphoria belajar dari Mahasiswa baru seperti itu yang merasa bangga dengan memasuki zona belajar di perguruan tinggi.
Jangan sampai lewatkan mataharinya, menarik lebar kain jendela ku, membuka jendela dan menikmati udara akhir minggu di pagi hari rasanya agak sedikit berbeda dengan hari biasa, kembali aku berbaring di kasur, cahayanya masuk melalui kisi-kisi jendela kamar sangat cepat sekali ditemani angin yang sepoi dan lembab menjatuhkan beberapa daun pohon ketapang yang mulai menguning serta embun yang sejuk cukup membantu pernapasan di kota ini, mungkin.
Aduh bagus sekali cuaca hari ini dalam hati ku, pejamkan matamu dan berkhayallah kemanapun kau pergi akan sampai, toh berkhayal tidak bayarkan...?
Awal akhir minggu yang cukup baik bagiku seperti ini setiap hari, setidaknya aku dapat menyenang diri sendiri, aku kira hal sederhana banyak sekali disekitar kita dan kesampain itu yang buat kita bahagia. Aku sering melakukan hal ini ketika aku masih di semester satu semua berjalan dengan lancar, berkhayal bahan motivasi, menonton bahan motivasi, teman bahan motivasi, lihat Google Earth aja jadi bahan motivasi dan siapa Motivasi itu??
Motivatorku selama ini adalah Ibu, Emak, Mamak, Mama, Mom, Umi, Enyak dan berbagai macam sebutan untuk wanita yang sangat berharga di dunia, setuju ya!!! tak ada yang dapat membatasi sebutan itu, mungkin saja hanya kamu dan ibu yang tau sebutan untuk hubungan antara ibu dan anak, ya gak??
kalau aku dan kakak yang lainnya punya panggilan berbeda sama ibu, kakak aku panggil ibu itu dengan sebutan Umi dan kalau aku biasanya panggil ibu dengan sebutan Mak'e , kebanyak sih seperti itu ya ada aksen E di ujung kata. Kalau kamu gimana??
sampai sini dulu ya, besok lanjut lagi insyaallah ...
Rabu. 31 Oktober 2017
Akhir-akhir minggu lalu aku dan teman-teman lainnya dalam persiapan menjadi panitia diacara Diklat Dasar, so minggu-minggu yang melelahkan, selain harus stand by ketika ada pemberitahuan buat ngumpul kita juga harus terima selesai rapat sampai malam, tapi emang sih paling lama kita pulang jam 10 tapi kalau dihitung-hitung waktu buat sampai ke rumah ku itu hampir 30 menit itupun kalau jalanan ramai lancar, ya kalau jalanan ramai padat macet mau gimana ??
sebenernya yang buat kita bisa sampai pulang rapat lama karena jadwal, anggota panitia masih pada kuliah setiap anggota punya jadwal ngampus yang beda-beda juga, jadi ya harus mau, yang udah selesai kuliah nunggui yang masih kuliah seperti itu, barulah rapat dapat dimulai.
dan sampai lah di -H nya...


Komentar
Posting Komentar