Walaupun Hubungan Tanpa Status itu Tetap Status
Aku menjalani hubungan yang
aneh, hubungan yang tidak disebut pertemanan dan tidak juga romantis.
Biar begitu pun aku menerima dan menjalaninya dengan hati senang. Aku senang
jika dia masuk dalam hidupku, pun sejauh ini aku belum keberatan dia menjauh
dari hidupku. apa itu kesukarelaan atau tidak, aku tak bisa memastikannya. Tapi
satu hal yag kuyakini bahwa itu reaksi dari hopelessnya melihat hubungan
romantis.
Perkenanalan dimulai sejak bulan ketiga aku di Jakarta. Pertemuan
itu sangat formal dan tak berkesan. Berkenalan saat kerja di lapangan. Aku
mengingat dia sabagai orang yang paling sinis dengan hal baru. Peremuannya
berlangsung di sebuah warteg di kawasan Jakarta Barat.
setlah hampir sembilan bulan kenal, keakraban dimulai 2 bulan
lalu, Dan itu pun karna insiden patah hati yang tidak terlalu patah. Aku hanya
tiba-tiba ingin bercerita soal apa yang kualami, ntah mengapa aku
percaya untuk menceritakannya pada dia, atau hanya karena saat itu dia yang
kutemui? aku tak tahu, intinya aku mencurahkan sebuah adegan orang mencoba-coba
mencari alternatif bahagia dengan membangun hubungan romantis. Namun naas,
percobaan itu kandas.
Dan hebatnya, dia menyambut ceritaku dengan reaksi yang tepat.
semua hal tepat, tentang apa yang aku rasakan, manuverku, dia memvalidasi semua
hal yang aku rasakan saat itu. Tapi lebih hebat lagi dia memberikan aku poin of
view baru tanpa membuat aku merasa terpojokkan. Sikapnya itu seperti membawakan
sampan untukku supaya tak tenggelam, dan bisa terus mengarungi perairan nak bertepi.
Setelah sekian waktu, banyak orang-orang di sekitar kami yang
menyadari hubungan kedekatan kami. Reaksi mereka sangat senang bahkan mendukung
untuk satu hubungan yang lebih terarah lagi. Kami berdua saling melepar
informasi soal reaksi-reaksi orang tertipu itu. Kami tertawa, menertawai soal
ekpektasi orang yang lebih tinggi ketimbang kami yang menjalani. Kami berdua
sekumpulan orang hopeless yang disatukan oleh kondisi yang mendesak-desak.
Medio usia 24 dia adalah salah satu orang yang berkesan di hidupku.
Aku punya janji sama dia dan belum aku penuhi. Semoga dalam waktu dekat bisa
terpenuhi. Atau dia sendiri yang pedar menghilang diri tanpa menuntut janji
yang kutawarkan padanya. Semoga tidak begitu. tapi romannya terasa begitu.

Komentar
Posting Komentar