Refleksi 21 tahun
Jangan terus-terusan bilang kalau sekarang "aku lagi di fase krisis", karena memang setiap kehidupan, angka yang berundak naik itu manusia bakalan menemukan titik-titik krisis dan itu pasti menurutku. Jadi gak terlalu beguna juga kalau setiap rasa-rasa suntuk, bengak kehidupan melipir di pikiran terus ngeluh " krisis" anggap saja-saja aja, nikmati.
Setelah satu bulan rasanya kalau digenapin, attempt to suicide itu real banget ya, masa aku yang berusaha to intertain my self with do what I like to do, it was like beating a dead horse, useless. Parahnya lagi, setiap cara menghibur diri sendiri nonton yutub or searching an article with Google I always find "How and suicide film" it was creapy broo. Kok bisa Google relate with my brain. Sejujurnya aku ga terlalu percaya sama konspirasi-konspirasi, karena teori kayak gitu buntut kegagalan menjelaskan fenomena-fenomena yang timbul di kehidupan. Heang.
Bacot ya.
Dan sepertinya, salah satu penyebab timbulnya kekrisisan ini karena interval waktu terpaan sosial media yang banyak aku habiskan berjam-jam, padahal waktu dari setengahnya bisa aku gunain buat angsur laporan KKN, atau membaca Jurnal juga bisa membaca cerpen fiksi modal PDF, dan banyak-banyak istigfar. Astagfirullah ala'dzim. Parahnya lagi Si Bongak ini malah suka stalking orang, kan bego ya, kalau dipikir-pikir. Bukannya ngasih manfaat, malah ngingatkan kekecewaan yang mendalam. Emang orang yang lagi sering distalkingin itu gak punya perasaan. Pokonya toxic abis.
Mungkin tiga minggu yang lalu, saat aku berkunjung ke rumah temanku untuk menyelesaikan beberapa proyek ambisius yang sama sekali tak menarik untuk dibincangkan di kumpulan, bahkan untuk forum-forum acakadut. Emaknya temanku tahu betul sebagian kisah hidupku di masa kecil yang menyedihkan itu, hampir aja aku harus biru tergelayut ke arus topik sore hari , karena sungguh siang hari yang sebelumnya aku baru saja menangis manggut-manggut ingat susahnya hidup ini dan sepenuh bab kehidupan masa kecilku.
Hem masih berusaha kembali strong menulis, sudah dulu ya untuk ini. Nanti malam aku lanjutin buat nulis lagi, tapi ga janji. ✌

Komentar
Posting Komentar