Jangan Membaca Buku Diary di Akhir Pekan

Sebuah catatan menjelang  akhir tahun

25 Desember 2021

Orang sedang memasang lampu-lampu bulat bervariasi warna, kuning, biru, merah dan hijau tapi tidak meletus. Hari ini Hari Natal. 6 Hari lagi akan sampai di penghujung tahun, 2021 menjadi 2022. Usia kelak menjadi 23 tahun, dan  semoga aku bisa lulus kuliah tahun ini. Aamiin, 

Pagi ini aku sedang menunggu proyeksiku sebagaimana hari biasanya kujalani, sialnya tak juga susunan keyword  proyeksiku dilampirkan di dalam grup Whatsapp. Dan ya, aku libur hari ini, bukan karena Cuti Natal, tetapi memang aku lupa hari natal ini bertepatan dengan jadwal liburku 

Ada hal yang kupelajari pagi ini, yakni "Tetaplah Menulis Dairy". Sedari  pagi menjelang siang ini, aku membuka website blogku, membaca seluruh tulisanku, tak disangka aku sudah banyak menulis. Ya walaupun tulisan tersebut tidak terlalu penting, tapi ini sebuah kemajuan dari aku yang sempat mandek menulis kisahku di dalam diary. 

Selain di blogku, aku juga menulis cerita-ceritaku di  buku-buku tulis, berserakan dan tercampur dengan catatan lainnya. Ketika membaca seluruh ceritanya, kulihat kayaknya waktu menulis seluruh kisah-kisah di catatanku sangat bersemangat, sama semangatnya seperti saat ini,  saat aku akan membacanya.  Saat lembaran-lembaran buku dibuka, aku terhanyut di dalam suasananya, ada kisah menangis, segudang duka, kisah empati dan simpati, berikhtiar sebegaimana susahnya kondisi terpuruk, sebuah kesakitannya dan bertahannya. 

Sebab seluruh kesakitan dan kepahitan letaknya di buku diary, baiknya jangan membaca buku diary di akhir pekan. Akhir pekan harusnya tenang dan senang. Membaca buku diary dengan seksama di akhir pekan sama dengan  menyiksa diri, Soalnya di buku diary hanya ada sedikit hal-hal menyenangkan.

 Tapi itu kembali ke hak mu saja, aku hanya memberi saran. Boleh kapanpun membaca diary, di kamar, di dapur, di kamar mandi, di kereta, di bus. Nanti selesai membaca kisah-kisahmu di buku diary, kamu akan sadar kalau kamu itu profesional menjadi kehidupan ini. Ngeluh-ngeluh, eh rupanya masalahnya selesai. You won!!

Komentar

Postingan Populer